Tawamu adalah kegembiraanku
Tangismu adalah kegelisahanku
Suatu
ungkapan kepada seseorang yang penuh arti dalam hidup kita, yang
memilki keistimewaan, yang selalu memberikan semangat dalam hidup
ini.Penuh keceriaan yang tak akan mudah pudar dan tak akan terlupakan
sampi nanti.
Diamnya adalah simbol
kewibawaan, senyumnya menggambarkan ketulusan hatinya, tutur katanya
bagaikan mutiara yang tersimpan dengan baik. Ukhuwah yang selalu
terjaga tak akan ada yang bisa memisahkan kita. Canda, tawa, senang dan
duka kita lalui bersama. “jika salah satu bagian tubuh terasa sakit
maka seluruh bagian tubuh akan merasakan sakit pula” sabda Rasulullah
menggambarkan kecintaan/kasih sayang/kepedulian kita terhadap sesama.
Berjuang
bersama untuk meraih satu tujuan, memiliki satu pandangan kedepan
untuk mencapai titik klimaks menggapai kemuliaan. Jarak tak bisa
memisahkan ukhuwah kita, doa sebagai kata yang indah yang memilki
kekuatan untuk menguatkan hati kita.
Membangun kepercayaan yang tak mudah, mengemban amanah yang tak ringan.
Ayolah
sahabat!!!...kita hadapi bersama, kita jalani bersama, kita emban
bersama amanat yang begitu berat yaitu menjadi khalifah dibumi Allah
ini. Dengan bersatu semakin kokohlah kekuatan dan iman kita.
Perpecahan
membuat kita kita berpisah dan lengah terhadap tugas kita, dengarlah
sahabat!!...kita saling membutuhkan satu sama lain, marilah saling
berta’wun(tolong – menolong), kokohkan bangunan yang sempat runtuh, kita
bangun lagi untuk mendapatkan kejayaan seperti yang telah lalu. Aku
butuh nasehatmu wahai sahabat, aku begitu membutuhkan mu!!! Saat air
mata ini menetes merindukan nasihatmu yang begitu berharga untuk ku,maka
luruskan lah aku dengan sikap lemah lembutmu dikala ku salah. Aku
hanya manusia biasa yang berlumuran dosa yang diliputi kehinaan diri
yang membutuhkan sahabat sejati untuk bersama – sama memperbaiki diri,
memperbaiki kesalahan – kesalahan kami.
Wahai Sahabat....
Ku merindukan nasehatmu….
Ku merindukan kebersamaan, kebersamaan yang penuh harap, penuh harap untuk mendapatkan ridho- Nya.
Wahai Sahabat....
Maafkanlah perkataanku yang pernah menyakiti hatimu..
Yang pernah menyinggung perasaanmu..
Jikalau
ku pergi dan tak akan pernah kembali maka maafkan lah aku karena semua
itu sangat berarti bagiku.dan selimuti aku dengan doa – doa disetiap
hari mu.
Wahai sahabat....
Jika sedihmu karena ku
Jika kau kecewa karena ku
Jika kau tak lagi mempercayaiku
Jika kita tak lagi saling berbagi
Aku minta kepadamu, kita bangun lagi dari awal kepercayaan yang sempat pudar.
Aku ingin mengganti sedihmu dengan senyum.
Aku ingin mengganti kecewamu dengan kebahagiaan.
Sisakan waktumu sejenak untuk ku agar kita bisa saling berbagi.
Wahai Sahabat....
Jika ku berbuat salah, jangan lah kau menjauhi ku dan membenciku
Nasehati
aku wahai sahabatku tentu kita tak ingin menjadi orang yang merugi.
Seperti yang telah Allah firmankan :”sungguh manusia dalam kerugian
kecuali orang yang beriman yang melaksanakan sholat dan saling nasehat –
menasehati dalam kebenaran dan saling nasehat – menasehati dalam
kesabaran”
Wahai Sahabat....
Ana ukhibukum fillah.
Ya Allah …
Kokohkan lah ukhuwah kami.
Ridhoilah pertemuan kami.
Tuntunlah hidup kami agar selalu pada jalan yang diridhoi- Mu
Ampuni kami dari kesalahan dan dosa – dosa kami.
Ya Allah…
Kami
sadari bahwa kami hanya manusia biasa yang lemah dan tak lepas dari
kesalahan dan dosa, namun kami berharap ampunan Mu dan berikan kami
kemudahan untuk memperbaiki diri serta kuatkanlah hati kami untuk tetap
istiqomah dijalan Mu sampai akhir hayat nanti.
Ya Allah…
Kumpulkan kami bersama orang – orang sholeh yang mendapat rahmat dan kemuliaan disisi Mu…Amiin Ya Robb.
~good~





