Cinta kadang tumbuh merasuk jiwa, datang dengan membawa perasaan berbunga – bunga dalam hati kita. Kadang akal berkata”ini belum saatnya” namun hati berkata”tapi aku mencintainya”.
Makna cinta
memang sangat luas,namun kita bisa mengetahui makna cinta dari efek
perasaan yang kita rasakan. Jangan salah artikan cinta.
Cinta itu......”cerita indah antara aku dan dia” apakah benar akan selalu indah???mungkin indah dipandangannya tapi jika Allah murka, apakah bisa dikatakan indah???
Cinta itu......”Anugerah yang terindah yang Allah berikan kepada kita”....
ya,,sekilas dari perkataan tadi memang benar Allah meng-anugerahkan
cinta kepada setiap hamba-Nya agar timbul rasa saling mengasihi dan
saling mencintai.
“Dan diantara
tanda-tanda (kebesaran-Nya)ialah Dian menciptakan pasangan-pasangan
dari jenis kamu sendiri,agar kamu cenderung dan merasa tenteram
kepadanya, dan Dia menjadikan diantaramu rasa kasih sayang .
Sungguh,pada yang demikian itu benar-benar terdapat
tanda-tanda(kebesaran Allah) bagi kaum yang berfikir”.
Subhanallah,,begitu
indahnya kalamullah yang Allah sampaikan melalui Ruhul Qudus (malaikat
Jibril) kepada kekasih-Nya yang diabadikan dalam Al Qur’an Surat Ar
Rum ayat 21 tadi,Allah menciptakan berpasang-pasangan agar hati kita
merasa tenteram dan Allah lah yang menumbuhkan rasa kasih sayang
tersebut.
Namun cinta bukan selalu
berobjek kepada lawan jenis,Rasulullah tentu tidak mengajarkan untuk
mencintai lawan jenis saja, namun bersifat
kaafah(keseluruhan),kepadaAllah dan Rasul-Nya tentunya, saudara seiman
laki-laki,saudara seiman perempuan,kepada hewan pun kita harus memiliki
rasa cinta yang menumbuhkan rasa kasih sayang. ada hadist yang
menyebutkan bahwa ada seorang perempuan yang mengurung kucing sampai
mati tanpa memberi makan kepadanya, seorang perempuan itu memperoleh azab karena hasil perbuatannya itu.
“Diriwayatkan
dari Muadz bin jalal ra.bahwa Rasulullah saw meraih tangannya lalu
mengatakan aku mencintaimu!!aku mencintaimu!!....” sungguh luar biasa
makna cinta itu,cinta yang menumbuhkan keimanan yang menyejukan
sanubari,yang memiliki kekuatan didalam hati.namun jika kita salah
mengartikan cinta adalah anugerah terindah yang Allah berikan kepada
kita dalam arti sempit,hanya berobjek kepada lawan jenis, maka cinta
inilah yang harus kita pertanyakan. Cinta atau kah nafsu???
Kadang
nafsu yang mengatas namakan cinta sangat berbahaya. Cinta yang
seharusnya membawa pada kemuliaan, akan jatuh kepada kehinaan,cinta
yang seharusnya menghantarkan kepada kesucian namun dengan mudahnya
ternoda, cinta yang seharusnya bisa mendekatkan kita kepada Allah namun
malah terasa menjauh dan terus menjauh.
Cinta
karena nafsu dan karena Allah akan berbeda efeknya. Cinta karena nafsu
akan menumbuhkan kehinaan,meruntuhkan kehormatan,menurunkan
kewibawaan,merusak keindahan,menjatuhkan diri kita kedalam jurang
kebinasaan.
Cinta karena allah akan
menumbuhkan ketaatan,memberikan ketentraman jiwa,munculnya kekuatan
yang luar biasa,iman yang semakin teguh nan kokoh.cinta yang seperti
ini tidak hanya di dunia namun untuk kehidupan yang kekal nan abadi
nantinya.
“Sesungguhnya engkau akan bersama dengan orang yang engkau cintai”
Ya
benar...dari potongan hadis Bukhari wa Muslim diatas menunjukan bahwa
kecintaan kita pada seseorang akan membawa kita kepada kemuliaan
ataupun sebaliknya,tergantung kepada siapa kita mencintai.
Anas
ra. Berkata “aku mencintai Allah dan Rasul-Nya juga Abu Bakar dan Umar
dan aku berharap semoga kelak aku dikumpulkan bersama mereka walaupun
tidak beramal dengan amalan mereka”
Subhanallah,,
Anas ra. Memiliki modal yang begitu luar biasa yang dimana dia tidak
bisa beramal seperti amalan para sahabat yang telah dijamin surga kata
Rasulullah.cinta inilah yang memberikan izzah kepada setiap insan yang
mengukir keindahan didalam relung jiwa yang berbuah manis iman didalam
hati.
Cinta tidak seharusnya dipandang dari segi fisik
Cinta tidak seharusnya dipandang dari segi jabatan
Cinta tidak seharusnya dipandang dari segi keturunan
Namun
jika engkau hendak mencintai seseorang, maka cintailah ia karena baik
agamanya, maka cinta akan selalu bersemi dikala hujan lebat turun,badai
melanda dan berharap cintanya diridhoi oleh-Nya. Tutur kata yang
lembut berisikan nasehat menghantarkan ketaatan kepada Sang Pencipta
yang mampu meredam kemaksitan menjadi ketaatan,kejahatan menjadi
kebaikan, amarah menjadi ramah,gelap menjadi terang dan benci menjadi
cinta.
~good~






0 komentar:
Posting Komentar